Monwnews.com, Hari Selasa 05 Mei 2026 pukul 13.44.50 WIB wilayah Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,21° LS ; 119,26° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 49 Km arah Barat Daya Wanokaka, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 26 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Sumba ( Sumba Ridge Thrust ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Waingapu, Karuni, Tambolaka, Waibakul, dan Waikabubak dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Kab. Bima, Kota Bima, Kab. Sumbawa Barat, dan Kab. Sumbawa dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Denpasar dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 14.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya dua aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).












