Fenomena sosial telah kongkrit menjadi kemiskinan, menumbuhkan kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual namu tidak diimbangi oleh gerakan kecerdasaan spiritual sehingga peperangan, kesewenang wenangan Mayoritas ( yang terakhir itu adalah para individu yang telah menjadi pelaku Dogma dan karena sikap mentalnya mereka melakukan kekerasan psikologis tanpa didasari Rasionalitas terhadap orang lain dan atau kelompok lain )._
Diktator Kapital bercokol disetiap lorong lorong Publik, cobalah lihat fenomena yang ada di kehidupan sosial manusia, ada fenomena sosial, ada fenomena institusional.
Sebuah renungan tentang masa depan Negara Bangsa Indonesia.
Fenomena intitusional telah kongkrit menjadi struktur struktur penindas , karena mereka stratifikatif, dengan dan atas nama legal formal menjalankan kesewenang wenangan (dalam hal ini penyokongnya adalah Kapitalis Birokrat, Borjuis kanan maupun kiri pinjam istilah akibat revolusi perancis dan diperparah dengan shock culture para kacung Oligarki)
Salam Kebangsaan
Oleh: KRMH, Gagoek Kapoet Triana, SH
Ketua Dewan Pendiri Indonesia Bekerja (INAKER)
Relawan POROS GANJARAN
Ketua Dewan Penasehat FRONT MARHAENISME TO GP
Ahli Filsafat dan Tokoh Nasional Spiritual Engineering dan Pendiri Ormas Nasional yang memberi kontribusi terhadap pemunculan dan kemunculan kepemimpinan,baik di tingkat Nasional,Regional maupun Kab/Kota.
Sosok penulis yang memberikan pencerah edukatif didalam tulisan”tulisan nya yang bermakna dalam untuk ditelaah.Dan ini salah satu tulisan yang kita angkat dan kita suguhkan untuk kecerdasan mendasar bagi pembaca












