Berita  

Cuaca Ekstrem di Jawa Timur dan Hembusan Angin Kencang se- Malang Raya, Hindari Bepergian yang Tidak Penting

Hujan deras disertai angin kencang sebabkan pohon tumbang di Kota Malang pada 1 Januari 2024. Foto-ist

Monwnews.com, Malang – Sebaiknya hindari bepergian yang tidak terlalu penting dan waspadai perjalanan dalam berkendara di Jalan Raya. Mengingat perubahan cuaca sangat ekstrem dan hembusan angin yang kencang di wilayah Jawa Timur, termasuk di wilayah Malang Raya.

Hembusan angin kencang dirasakan oleh warga se-Malang Raya sejak dua hari ini, memasuki masa awal bulan Ramadhan.

Hal diatas juga telah diinformasikan oleh Badan Stasiun Meteorologi kelas I Juanda Sidoarjo Jawa Timur tertanggal 12 Maret 2023.

Dalam press rilisnya, BMKG Jatim tersebut menginformasikan kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur pada tanggal 12 – 18 Maret 2024,yang tertuang dalam surat ME.02.04/019/KSUB/III/2024.

Disebutkan dalam surat informasi tersebut, tentang kewaspadaan cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadi bencana hidrometeorologi, meliputi hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, pohon tumbang serta hujan es.

Saat ini untuk beberapa wilayah di Jatim, diakhir musim hujan dan sedang memasuki frase peralihan ke musim kemarau. Adanya aktifitas Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby menambah potensi tingginya pertumbuhan awan konvektif di Jawa Timur,serta adanya sirkulasi siklonik di utara Australia yang mengakibatkan pola adanya konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jawa Timur, yang berpengaruh terhadap cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan.

Oleh karenanya warga masyarakat dihimbau agar lebih waspada. Angin kencang diwilayah Malang Raya dapat menyebabkan beberapa pohon tumbang, bangunan rusak, debu jalanan serta jatuhnya dahan dan ranting dari pepohonan yang berada ditepian jalan raya.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada bibit siklontropis 91S didaerah Samudra Hindia sebelah barat daya Banten yang bergerak kearah tenggara atau daerah selatan Pulau Jawa. Hal itulah salah satu penyebab cuaca ekstrem hembusan angin kencang di wilayah Jawa Timur, khususnya wilayah Malsng Raya hingga sepekan. (cupez)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *