Monwnews.com, Aku menulis catatan ini bukan sebagai orang paling benar. Aku menulis sebagai pengemudi online biasa—yang pernah bingung, capek, marah, pasrah, tapi tetap bangun pagi dan narik lagi.
Di jalan, kita sering mikir:
“Hidup ini mau dibawa ke mana?”
Tapi di saat yang sama kita takut:
“Kalau salah pilih jalan, bisa hancur semua.”
Itu bukan kelemahan.
Itu tanda kita masih punya nurani.
Dulu aku kira kebingungan itu tanda Allah menjauh.
Ternyata aku keliru.
Dalam Al-Qur’an, Allah bilang dengan jelas:
> “Dan Dia mendapatimu dalam keadaan bingung, lalu Dia memberi petunjuk.”
> (QS. Adh-Dhuha: 7)
Artinya apa?
Bingung itu bukan kutukan. Bingung itu pintu.
Kalau kita masih bingung, berarti kita belum beku.
Masih hidup. Masih mencari. Masih layak diberi arah.
—
Tapi petunjuk Allah itu unik.
Dia tidak turun sebagai bisikan langit atau mimpi indah.
Seringkali dia turun lewat jalan berlubang, order receh, dan manusia yang menderita di sekitar kita.
Jawabannya ada di QS. Al-Ma’un.
Allah tidak tanya:
* kamu pangkat apa,
* kamu rating berapa,
* kamu komunitas mana.
Allah tanya:
* kamu peduli yatim atau tidak?,
* kamu dorong orang lapar makan atau tidak?,
* shalatmu hidup atau cuma gerak badan?,
* kamu nahan kebaikan kecil atau kamu alirkan?
Di situ aku sadar:
Jawaban kebingungan hidup bukan di langit, tapi di keberpihakan.
Sebagai pengemudi online, kita ini saksi hidup Indonesia.
Kita lihat:
* orang jatuh,
* orang lapar,
* orang ketipu,
* orang diperas sistem,
* orang dipaksa kuat sendirian.
Dan Allah seperti berbisik:
> “Kalau kamu bingung mau ke mana, berdirilah di sisi mereka.”
Bukan soal agama apa, suku apa, daerah mana.
Bhinneka Tunggal Ika. Tan Hanna Dharma Mangrva.
Tak ada kebenaran yang lebih tinggi dari kemanusiaan.
Aku belajar satu hal penting di jalanan:
> Hidup tidak menemukan makna saat kita mencari diri sendiri,
> tapi saat kita berguna bagi orang lain.
Itu sebabnya aku percaya:
* gotong royong bukan slogan,
* koperasi bukan nostalgia,
* solidaritas bukan romantika.
Itu jawaban ilahiah atas kebingungan kolektif kita sebagai pengemudi online.
Kalau hari ini kamu masih bingung,
jangan malu. Jangan minder. Jangan merasa gagal.
Mungkin kamu sedang berada di pintu hidayah.
Terus jalan.
Tetap peduli.
Jangan matikan rasa.
Karena petunjuk Allah sering turun… tepat di tengah jalan.
Ditulis dengan kesadaran dan keberpihakan,
Dodi Ilham
Presiden GOBER Community
Ketua Koperasi GOBER Indonesia
Jakarta, 19 Januari 2026












