Monwnews.com – Malang,- Sebagai anggota pengurus aktif di organisasi nasional Indonesia Bekerja – INAKER PC Malang kota,perempuan modis yang populer dengan sebutan Nurul inaker,memberikan apresiasinya kepada pelaku UMKM difabel yang dikelola Tithek Tenger melalui D’Mart dibawa pembinaan Ki Djokren
Hal itu disampaikan pada monwnews.com,ketika dirinya juga turut berada dilokasi dilantai 19,ruang makan Hotel Grand Mercure Malang Mirama yang berada dikawasan Jalan R.P. Soeraso no 7 Kecamatan Blimbing Kota Malang,pada Kamis siang tanggal 25 Mei 2023
Dia menuturkan,bahwa dirinya hadir menyaksikan secara tidak langsung,prosesi penandatanganan MoU antara Ki Djoko Randy dengan pihak manajemen hotel setempat,yang disaksikan aktif oleh Kadiskopindag dan Ketua PHRI kota Malang
“Terjadinya kesepakatan dalam kerjasama yang telah tertuang dalam MoU,tidaklah ujug-ujug.Namun dilalui dengan metamorfose dari sebuah proses panjang yang berkesinambungan.” Ungkap Nurul inaker,Jumat (26/05/2023)
“Konsistensi Ki Djokren dibidang yang digelutinya membawa dampak golgetter.Bahwa UMKM D’Mart yang dikelolanya mampu menembus batas dan berkibar produknya diruang hotel berbintang,gedung pencakar langit di Kota Malang.”Ujar anggota pengurus Indonesia Bekerja itu.
“Dukungan dan motivasi dari Ketua Dewan Pendiri INAKER pada Ki Djokren juga bagian dari pemacu untuk menempuh keberhasilan yang prosedural,kontruktif yang bernilai edukatif bagi perkembangan kaum difabiltas yang mampu menelorkan karya-karya berkualitas.” Tambahnya
“Selamat yah untuk Ki Djokren bersama D’Mart -Tithek Tenger.Apresiasi INAKER juga kepada Kadiskopindag,Sam Eko Oke (salah satu pendiri INAKER juga).Lewat sentuhan tangan dalam kinerja kepemimpinannya,para pelaku UMKM di Kota Malang mendapat pembinaan serta diberikan tempat dan ruang-ruang pemasaran produk.Juga kepada pihak manajemen hotel yang juga punya andil kepedulian bagi produk UMKM difabel dengan memberikan tempat dan ruang pemasaran.Begitu juga dengan Ketua PHRI Kota Malang yang memberi perhatian pada pelaku UMKM Difabel.” Pungkas Nurul inaker
(TIM**)













