MonWnews.com, Jember – GMNI FIB Unej lakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Jember, Rabu (29/3) siang. Massa GMNI menuntut agar Bupati Jember menuntaskan dan mengesahkan naskah Pokok Pikiran Kebudaayan Daerah (PPKD).
Massa membawa lima tuntutan. Pertama, mendesak Bupati Jember untuk segera menyusun dan mengesahkan naskah Pokok Pikiran Kebudayaan (PPKD) Kabupaten Jember.
“Kedua, mendesak Bupati Jember untuk segera melakukan transparansi dalam proses penyusunan naskah PPKD Kabupaten Jember,” ungkap Ketua GMNI FIB Jember Abdul Aziz Al Fazri.
Lalu, mendesak DPRD Kabupaten Jember untuk mengevaluasi Pemerintah Kabupaten Jember terkait terhambatnya proses penyusunan naskah PPKD Kabupaten Jember. Kemudian, mendesak DPRD Kabupaten Jember untuk menyampaikan aspirasi kami kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat terkait belum terbentuknya PPKD Kabupaten Jember.
“Mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung segala upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Jember,” kata Abdul Aziz.
Beberapa menit setelah melakukan long march dan orasi, massa GMNI diberi kesempatan untuk audiensi di DPRD. Namun mereka harus gigit jari karena hanya ditemui oleh pihak sekreatariat DPRD.
Pihak Sekretariat DPRD beralasan bahwa seluruh Anggota DPRD sedang tidak berada di gedung.
Oleh sebab itu, GMNI FIB Unej mengancam untuk melakukan demo kembali dengan jumlah massa yang lebih besar.












