Monwnews.com, Kota Batu – Penasehat Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, menjadi narasumber dalam pelantikan jajaran pengurus Dekopinda Kota Batu periode terbaru, pada Rabu, (11/02/2026).

Acara yang mengusung tema “Peran Dekopinda dalam Memajukan Koperasi di Kota Batu” ini dihadiri langsung oleh Walikota dan Wakil Walikota Batu, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam berbagai hal, Sri Untari menekankan bahwa kehadiran Dekopinda harus menjadi motor penggerak bagi koperasi-koperasi di Kota Batu agar lebih profesional dan berpegang teguh pada jati diri koperasi. Ia menggarisbawahi tiga peran krusial yang harus dijalankan yakni :
• Pendidikan Berkelanjutan : Menanamkan nilai dan prinsip koperasi sebagai landasan utama operasi organisasi.
• Fasilitasi Regulasi : Mendorong kepatuhan terhadap aturan terbaru, termasuk sosialisasi Permenkop Nomor 8 Tahun 2023 dan Permenkop Nomor 1 Tahun 2025 terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) di dunia perkoperasian.
• Sinergi Instansi : Memperkuat kerjasama dengan Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), hingga aparat kepolisian untuk memastikan praktik koperasi berjalan sesuai koridor hukum.
“Dekopinda harus hadir saat koperasi melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Jika Dinas Koperasi bicara dari sisi regulasi dan pengawasan, maka Dekopinda harus bicara dari sisi penerapan jati diri dan anggota pendidikan,” ujar Untari.

Selain itu Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah melalui skema dana hibah untuk menggerakkan roda organisasi. Beberapa daerah di Jawa Timur seperti Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Blitar, Kota Mojokerto, dan Tulungagung tercatat telah memberikan dukungan rutin bagi pengembangan koperasi di wilayahnya.
Meski demikian, Penasihat Dekopinwil itu mengingatkan agar koperasi tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Kemandirian perekonomian harus tetap dijaga melalui optimalisasi dana pendidikan yang dikelola secara internal oleh masing-masing koperasi.
Terakhir, Sri Untari mengajak seluruh elemen koperasi di Kota Batu, termasuk generasi muda melalui Koperasi Mahasiswa dan Pemuda, untuk menyambut visi besar menjadikan koperasi sebagai mainstream atau arus utama ekonomi nasional.
”Visi Presiden sudah jelas, menjadikan koperasi sebagai arus utama ekonomi. Kita harus menyambutnya dengan kesiapan dan aksi nyata di lapangan agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi rakyat di Kota Batu,” tutupnya. (Galih)












