Kecam Serangan Israel Terhadap Iran, Muhammadiyah Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional

Oplus_131072

Monwnews.com, Jakarta – Muhammadiyah menyampaikan sikap resmi menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam keras aksi tersebut dan menilai serangan melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional.

“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni dalam keterangan tertulis yang diterima antara di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Dalam Surat Pernyataan Nomor 16/PER/I.0/B/2026 tentang Konflik di Timur Tengah, Muhammadiyah menyatakan serangan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Muhammadiyah juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei serta korban lain akibat serangan tersebut. Belasungkawa juga disampaikan kepada korban serangan balik Iran di sejumlah negara Arab.

Muhammadiyah menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut serta mewujudkannya melalui langkah nyata.

“Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah,” tegas Syafiq.

Selain itu, Muhammadiyah mengimbau Iran dan negara-negara Arab menahan diri dan mengedepankan dialog agar tidak terlibat konflik lebih jauh di antara sesama anggota OKI.

Muhammadiyah juga mendorong ditempuhnya jalur diplomasi dan dialog untuk menyelesaikan konflik di kawasan tersebut serta mengajak semua negara, lembaga multilateral dan bilateral, tokoh agama, serta kekuatan masyarakat untuk menciptakan perdamaian dan keadilan global.

“Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” ucap Syafiq.

Berikut ini merupakan pernyataan dan sikap resmi menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

1. Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab.

2. Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

3. Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang  nyata.

4. Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.

5. Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam.

6. Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.

7. Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi.

Exit mobile version