Berita  

Hujan Deras, Kota Malang Dikepung Genangan Air, Bukan Parkir Air

Peristiwa banjir yang dialami pengendara R2, saat hujan lebat melanda kawasan kota Malang, Jumat (24/03/2023)

MonWnews.com, Malang – Selama kurang lebih 2 jam hujan deras disertai petir. Hujan lebat sejak pukul 13.15 wib mengguyur Kota Malang, Jumat (24/03/2023).

Akibat turunnya hujan intensitas tinggi, menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa lokasi. Genangan air tersebut juga menjadi hambatan para pelintas kendaraan R2 maupun R4, bahkan menjadi kemacetan dibeberapa ruas jalan.

Termasuk banyak pengendara R2 yang mengalami jatuh dan, akibat nekat menerobos volume genangan air, untung sang pengendara segera mendapat pertolongan dari warga disekitar lokasi.

Pantauan dari netizen yang mengunggahnya dimedsos, kejadian genangan air dan banjir serta pernak-pernik peristiwa di lokasi. Seperti di Jalan Bandulan, selain derasnya aliran air saat hujan lebat, juga adanya para pengendara yang terjerembab jatuh dari motornya.

Genangan air hampir di beberapa kawasan, seperti di tempat parkiran sebuah swalayan, yakni Hypermarket. Termasuk derasnya genangan air di Jalan Raya Candi, diruas Jalan I.R Rais (Tanjung), Jalan S.Supriadi depan SPBU, Jalan perempatan Dieng, Jalan Galunggung, Jalan Terusan Surabaya, Jalan Veteran, Jalan Ijen, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Borubodur, Jalan W.R. Supratman, Jalan Kembar Danau Toba Sawojajar dan beberapa lokasi lainnya.

Genangan air tersebut juga dibarengi dengan meluapnya air diruas jalan dari sungai dan beberapa gorong-gorong yang tidak mampu menampung aliran air.

Dibenarkan oleh Prayitno, Kepala BPBD Kota Malang pada media, bahwa memang ruas jalan di beberapa lokasi dipenuhi genangan air, akibat intensitas hujan cukup tinggi.

“Dari hasil pantaun dan informasi anggota BPBD di lapangan, hasil dari data masuk genangan air juga dibarengi dengan luapan air, sehingga banjirpun melanda perkampungan. Akibat debit air sungai tinggi, seperti di sungai Sawojajar yang menuju Bunul. Informasi yang kami terima, tinggi banjir diperkampungan Kota Malang mencapai lutut orang dewasa,” ujar Prayitno dilansir dari salah satu media online, Jumat (24/03/2023).

Sementara itu, salah satu warga dari Bandulan mengomentari terjadinya banjir dan derasnya genangan air yang melanda beberapa kawasan Jumat kemaren. “Ini banjir dan genangan air deras juga karena gorong-gorongnya kurang lebar dan kurang dalam saat debit air tinggi karena hujan lebat,” ujar warga Gg 8 yang enggan ditulis namanya, Sabtu (25/03/2023).

“Dan ini jelas bukan parkir air, meski air juga menggenang di sebuah swalayan. Tulis mas! Bukan air parkir, tapi air menggenang. 2024 kita cari dan kita akan dukung Calon Pemimpin Daerah Kota Malang yang punya gagasan untuk penanganan banjir,” ungkap warga tersebut. (galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *