Monwnews.com, Hari Senin 20 April 2026 pukul 12.19.36 WIB wilayah Pantai Utara Alor, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,10° LS; 124,35° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 31 Km arah Barat Laut Alor, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 181 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) subduksi Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme oblique normal (mendatar – turun).
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Alor Barat Laut, Kabola, dan Pantar, Alor dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 12.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).












