Monwnews.com, Jakarta – Beredar luas video ceramah saat Salat idul Fitri 1444 H, menjadi ajang kampanye untuk mendukung Anies Baswedan agar bisa jadi Presiden RI.
“Kami bertekad bulat akan menjadi tim sukses mendukung Anies habis-habisan”, kata si penceramah
Dari gambar video yang ada terlihat spanduk yang menjelaskan bahwa salat Idul Fitri itu dilaksanakan oleh pengurus Masjid Jami Nailul M,
Menanggapi viralnya video tersebut, sebagian masyarakat sangat menyayangkan bahwa salat Hari Raya Idul Fitri dijadikan ajang kampanye, sebagaimana disampaikan oleh Fahmi Muhamad yang menyatakan lebaran kok membahas politk, dan Abdyar yang mengatakan “hari yang sakral dikotori politik”
Malah ada warga yakni Alsad menyatakan “ini bukti bahwa kalau Anies dijuluki sebagai bapak politik identitas”
Akan tetapi akun @lupadiri yang nampaknya merupakan pendukung Anies Baswedan, sangat mendukung masjid dijadikan alat untuk berpolitik dengan membagikan narasi ceramah yang menyatakan “najis itu perkataan yang menyatakan bahwa urusan politik tidak boleh dibawa-bawa ke masjid”
“hanya orang atheis, hanya orang sekuler, hanya orang liberal yang berani menyatakan hal ini (jangan bawa masjid menjadi alat politik). Mimbar masjid sudah benar dijadikan alat politik, siapa yang akan kita angkat menjadi pemimpin politik, siapa yang harus dilengserkan dll semuanya dibicarakan di masjid” tutur ceramah yang dibagikannya. (tw)











