MonWnews.com, Malang – Anggota DPRD Kota Malang, H. Wanedi turut mengantarkan kepergian jenazah Mbah Yongki, sang maestro seni kota Malang di TPU Sukun Gang 7, Selasa (28/03/2023).
Anggota legislatif asal PDI Perjuangan itu langsung turut ke pemakaman, usai dirinya baru datang dari luar kota. Mengikuti iring-iringan pengantar hingga sampai ke lokasi makam.
Di lokasi makam, anggota dewan dari Dapil Sukun tersebut juga bertemu dengan para pengantar lainnya, mulai ASN, budayawan, seniman dan masyarakat umum seputar warga setempat.
On the sphot, karena banyak dari kalangan, baik rekan, sahabat, teman dan warga menyalami H. Wanedi. Sosok anggota DPRD yang humanis ini juga menjadi bidikan ajang foto bagi yang mengenalnya. Sekaligus sebagai ajang silaturohmi di lokasi secara tidak langsung.
“Yang pertama, saya turut mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga. Saya juga ikut merasa kehilangan atas wafatnya salah satu Tokoh berkesenian di Kota Malang, yang lekat dengan pertunjukkan Nyai Pututnya,” ungkap H. Wanedi usai mendoakan Mbah Yongki di depan pusara Almarhum.
“Waktu saya masih sebagai Ketua Komisi D, kami pernah berdialog dan berkomunikasi dengan Mbah Yongki, konteksnya untuk mengembangkan pertunjukan seni Nyai Putut, agar lebih populer dan bisa menjadi salah satu ikon Kota Malang guna menunjang kepariwisataan. Semangat dan perjuangannya Almarhum Mbah Yongki patut kita hargai dan kita apresisasi,” ujar Wanedi.
“Alhamudulillah, di lokasi pemakaman tadi juga bertemu dengan rekan-rekan seniman, sahabat budayawan dan warga seputar Sukun. Sehingga secara tidak langsung dipertemukan penguatan tali silaturohmi di lokasi dengan keperluan yang sama, yakni turut mengantarkan Almarhum diperistirahatan terakhirnya,” tukas Wanedi. (galih)












