Monwnews.com, Sabtu sore, 25 Oktober 2025, perwakilan Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) dan Federasi Serikat Pekerja Pengemudi Online Bersatu (FSPPOB) bertemu dengan Bang Adian Napitupulu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Komisi V, di kediamannya di Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan itu, Bang Kemed (Ketua Umum FSPPOB) datang bersama Bang Dodi Ilham selaku Penasihat Federasi. Keduanya menyampaikan langsung kepada Bang Adian tentang keluhan dan tuntutan para pengemudi online di seluruh Indonesia — terutama soal potongan aplikator yang sudah terlalu besar dan memberatkan.
“Kami tegaskan bahwa potongan dari aplikator tidak boleh lebih dari 10%. Lebih dari itu, sudah tidak manusiawi dan jelas-jelas merugikan para driver yang jadi tulang punggung lapangan”, kata Dodi.
Adian mendengar semua dengan serius dan paham bahwa perjuangan ini bukan hanya soal angka potongan, tapi soal keadilan bagi para pekerja lapangan yang selama ini jadi korban sistem yang sewenang-wenang.
“Kami juga jelaskan bahwa perlawanan ini bukan sekadar protes. Ini adalah perjuangan untuk melawan segala bentuk kesewenang-wenangan transportasi online yang sudah mengarah pada penindasan dan penjajahan digital. Kita bekerja di negeri sendiri, tapi seolah dikendalikan dan ditekan oleh sistem yang tidak berpihak pada rakyat kecil” tambah Dodi.
Menurut APOB–FSPPOB tujuan perjuangan ini jelas:
Supaya driver online hidup lebih layak dan dihargai,
Supaya negara hadir melindungi rakyat pekerja,
Dan supaya teknologi menjadi alat kemajuan, bukan alat penindasan.












