Surabaya – Aspirasi Para Gus (Asparagus) sukses menggelar Halal Bihalal Nasional ke XV di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mardliyyah, Demangan, Kota Madiun, Senin (28/4/2025).
Ribuan gus dari seluruh penjuru nusantara, turut meramaikan kegiatan yang digelar penuh khidmat ini. Bahkan beberapa diantaranya ada yang datang dari luar negeri.
Tokoh Asparagus juga turut hadir, seperti Ketua Panitia Halal Bihalal KH Abdul Wahab Yahya dan Gus Lukman Tremas. Hadir juga Walikota Madiun, Maidi dan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak.
Wagub Emil tampak duduk bersebelahan dengan sesepuh Asparagus, KH Zahrul Azhar Asumta, alias Gus Hans. Keduanya nampak akrab, bagai kawan lama yang lama tak jumpa.
Bukan forum ala Nahdlatul Ulama (NU) bila tak ada gojlokan (candaan) yang menyertai. Wagub Emil yang hadir dalam acara ini tak luput dari guyonan.
Emil tampak digojloki oleh sesepuh Asparagus KH Zahrul Azhar Asumta, alias Gus Hans. Padahal Emil baru saja datang di lokasi.
“Iki jejer sing dadi (Wagub Jatim) ambek sing durung dadi (ini yang duduk berjajar, antara yang jadi dengan yang belum jadi),” ujar Gus Hans berkelakar, dikutip dari video di Youtube Ponpes Al-Mardliyyah, Jumat (2/5/2025).
Tak cukup itu, saat mulai memberikan pengantar acara, Gus Hans kembali melempar candaan ke Emil.
“Apa kira-kira responsnya Pak Wakil Gubernur terhadap harapan-harapan pesantren ini. Nek gak isok respons, tak gantino Wakil Gubernure (kalau tidak bisa merespons, saya gantikan sebagai Wakil Gubernur),” kata Gus Hans, yang disambut gelak tawa para hadirin.
Emil sendiri merespon candaan itu dengan santai.
“Kalau di stand up comedy yang terkenal roasting. Roasting itu sebenarnya sudah duluan dibikin sama pesantren, namanya gojloki, (seperti yang dilakukan) kyai-kyai inilah,” kata orang nomor dua Jatim ini.
Diketahui, Gus Hans pernah menjadi juru bicara tim kampanye Khofifah-Emil saat Pilgub 2018. Lalu Gus Hans menjadi rival Emil dalam Pilgub 2024.
Dalam sambutan halal bihalal, Gus Hans menekankan bahwa Asparagus lahir sebagai media silaturahim diantara para pengasuh dan calon pengasuh ponpes. Karena itu, ia meminta keseriusan para gus untuk menguatkan pesantren demi pembangunan bangsa.
“Ayo seluruh anggota Asparagus dimanapun berada, kita berpartisipasi secara serius di dalam membangun komunitas pesantren ini agar menjadi mitra yang bermutu bagi pembangunan bangsa dimanapun berada,” katanya.
Sementara itu, Emil Dardak mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.
“Saya sangat mengapresiasi sekaligus senang dapat hadir langsung dalam acara ini, bisa berjumpa gus-gus se Indonesia untuk menjalin silaturahmi,” kata dia.












