Sam TITO dan Ketua PAKASA Kebo Arema Malang Raya Hadiri Ultah Sewindu Istana Mataram dan Halal bi Halal

Sam TITO pojok kanan
Sam TITO pojok kanan

monwnews.com – Malang, Sam TITO dan Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (PAKASA) Kebo Arema Malang Raya Hadiri Halal bi Halal dan Ultah Sewindu Istana Mataram,Minggu (13/04/2025)

https://www.instagram.com/ditakencana/
https://www.instagram.com/ditakencana/

Pria yang lekat dengan kumis tebalnya dikenal populer dengan panggilan Sam TITO,yang juga sebagai Ketua AAI (Asosiasi Advodkat Indonesia) ON Malang Raya itu hadir bersama M.Nuh,SH,MH Ketua PAKASA Kebo Arema Malang Raya

Kegiatan yang dihadirinya tersebut juga sebagai rangkaian penguatan konsolidasi seluruh anggota PAKASA yang dipimpin Kanjeng Pangeran Hariyo Edy Wirabumi,S.H,MM serta penataan kembali kepengurusan Punjer sama Cabang diseluruh Indonesia dalam waktu dekat

“Inshaallah, saya juga siap jika nantinya mendapat amanah sebagai Ketua Paguyuban Kawulo Keraton Surakarta (PAKASA) Kebo Arema Malang Raya.” Ungkap Sam TITO pada awak media ini.

“Dan kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 20 PAKASA ditingkatan Cabang Kabupaten/Kota ” Terang Sam TITO

Dalam kegiatan Ultah Sewindu Istana Mataram dan Halal bi Halal tersebut juga diwarnai dengan gelaran kesenian
TARI KEPRAJURITAN ,yakni Sajian Tari Keprajuritan,suguhan dari PAKASA Cabang Jepara,yang menjadi hiburan ringan bagi semua elemen Bebadan Kabinet 2004 dan semua elemen LDA Kraton Mataram Surakarta, yang berkumpul untuk merayakan ultah swindu “Istana Mataram” di Pendapa pagelaran Sasana Sumewa

Acara itu dihadiri sekitar seribu lebih orang, (1.100 berdasar daftar kesanggupan hadir ) perayaan ultah sewindu Istana Mataram yang lahir akibat “kerusuhan” insiden mirip operasi militer pada 15 April 2017 itu, padat acara sajian, pesan dan juga padat hiburan.

Suasana sukacita itu bahkan disaksikan langsung kehadiran Wali Kota Salatiga bersama istri dan Wakil Bupati Ponorogo.

Suasana di halaman Pendapa Pagelaran  Sasana Sumewa juga dimeriahkan dan “dipanaskan” dengan hadirnya 10 “dhadhak-merak”. Persembahan Paguyuban Reog Katon Sumirat dari PAKASA Ngawi, Ponorogo dan Magetan, di antara berbagai daerah anggotanya itu, dilengkapi Bujang-Ganong.

Sam TITO juga menyebutkan,bahwa kegiatan yang dihadirinya tersebut juga dihadiri oleh Putra Mahkota Keraton Surakarta Hadiningrat KGPH Hangabehi, Gusti Mung, Pangeran Wirabhumi, Walikota Salatiga, Wakil Bupati Ponorogo dan Sentono Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat yang lain
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *