Wujudkan Kedaulatan Ekologi, DPP GMNI Dukung Program PSEL Nasional

Adam Jauri (DPP GMNI)

Monwnews.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis Pemerintah Pusat dalam mengakselerasi program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai kota besar di Indonesia. Dukungan ini didasari pada urgensi penanganan darurat sampah yang kian mengancam kelestarian lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPP GMNI, Adam Jauri menegaskan bahwa transisi menuju teknologi ramah lingkungan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan sejarah untuk menjaga kedaulatan ekologi bangsa.

“PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur listrik, melainkan upaya radikal untuk memutus rantai polusi sampah yang selama puluhan tahun membebani lingkungan kita. GMNI akan mengawal agar teknologi yang digunakan benar-benar rendah emisi dan sesuai dengan standar lingkungan hidup yang ketat,” ujar Adam

DPP GMNI meneruskan jika PSEL adalah Solusi Konkret Krisis Lahan TPA: GMNI memandang bahwa model konvensional open dumping di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sudah tidak relevan dan merusak ekosistem tanah serta air tanah. PSEL hadir sebagai solusi teknologi yang mampu mereduksi volume sampah secara signifikan hingga 90%.

Selain daripada itu Adam juga mengatakan bahwa PSEL juga dapat menjadi akselerasi Energi Baru Terbarukan (EBT) Program PSEL merupakan manifestasi nyata dari hilirisasi kebijakan energi nasional yang mengubah beban (limbah) menjadi aset (listrik), sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Net Zero Emission.

DPP GMNI berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus strategis pemerintah dalam memastikan agenda pembangunan nasional tetap berpijak pada prinsip Marhaenisme, yakni pembangunan yang memanusiakan manusia dan menjaga alam raya.

Exit mobile version