Suryo Widodo: Kongres Kebudayaan Nusantara Jadi Tonggak Ekonomi Wisata

Direktur Jatim Park 3 Ir. Suryo Widodo (Duduk tengah), saat menghadiri Kongres Kebudayaan Nusantara 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Monwnews.com, Malang – Kongres Kebudayaan Nusantara 2026 di Malang pada 8 Agustus 2026 berupaya merumuskan arah pemajuan budaya agar kekayaan tradisi lokal bertransformasi menjadi pilar kekuatan ekonomi kreatif dan penggerak utama wisata berbasis budaya yang menyejahterakan masyarakat.

​Hal tersebut di atas menjadi harapan Direktur Jatim Park 3, Ir. Suryo Widodo, yang juga hadir mengikuti acara Kongres Kebudayaan Nusantara kesatu yang dihelat di Pendopo Agung, Kabupaten Malang.

Tamu undangan Kongres Kebudayaan Nusantara 2026 yang dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

​Kepada awak media, Suryo mengatakan, dengan adanya kegiatan kebudayaan semacam kongres ini, dapat menjadi pelecut dan bagian penggerak kekuatan ekonomi kreatif.

​”Dampak positif dalam kegiatan acara kebudayaan juga punya pengaruh signifikan terhadap stakeholder kepariwisataan. Kunjungan komunitas budaya dari berbagai daerah di Nusantara yang datang ke Malang bisa menambah okupansi penginapan, apalagi jika sempat mampir menikmati tempat-tempat wisata yang ada,” kata Suryo.

​Dirinya juga memperkenalkan tempat wisata yang dikelolanya saat ini juga ada museum budaya, yang akan diresmikan beberapa bulan ke depan.

​Oleh karenanya, ia berharap pihak pemerintah juga turut andil mendukung dalam event kegiatan budaya dan kesenian sebagai fasilitator kebijakan.

​”Jika bisa lebih bijak untuk kegiatan kebudayaan dan event kesenian menjadi pertimbangan Pemerintah Daerah, tidak mesti dipatok pajak 10%. Pasalnya, untuk membangkitkan kembali pasar penikmatnya, itu butuh proses dan perlu waktu yang konsisten,” harap Suryo.

​Terkait penyelenggaraan Kongres Budaya Nusantara pertama ini, menurut Suryo Widodo, secara umum bisa dibilang sukses, meski ke depan perlu ada evaluasi lagi.

​”Ya, kegiatan ini menjadi tonggak pertama untuk eksistensi pada tonggak berikutnya,” pungkas pria ramah dan murah senyum itu di lokasi. ​(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *