Monwnews.com, Malang – Tragedi Jembatan Suhat di Kota Malang, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru pertengahan bulan Januari.
Peristiwa bunuh diri itu kembali terulang di lokasi yang sama pada 19 januari 2026, tepat pada hari Senin pukul 1 dini hari.
Entah Beban apa yang ditanggung sang korban, sehingga begitu mudahnya mengambil keputusan dengan jalan akan mengakhiri masa hidupnya, melakukan terjun bebas dari atas Jembatan Suhat.
Sebegitu beratkan masalah yang menimpa, sehingga begitu mudah mengambil langkah drastis dengan bunuh diri.
Senin, 19 Januari 2026 dini hari, masih bulan Januari di tahun yang suasananya terbilang masih baru, dan ketika kebanyakan orang masih tertidur pulas dengan hangatnya selimut, di luar sana ada jiwa dan raga yang sedang putus asa.
Ia (sang korban) membiarkan angin dingin menusuk jiwa raganya. Hatinya kalut, jiwanya rapuh, dan akhirnya tubuhnya bergerak mengikuti pikiran di otaknya.
Wusssssss………….. Terjun bebas…………. Dan buuuugggghhh..!!
(tubuh korban jatuh dari ketinggian jembatan Suhat).
Ramai dan viral peristiwa tersebut diunggah dimedsos. Hingga muncul pesan netizen
_UNTUK SEMUA ORANGTUA”_ Tanamkan pada anak anakmu bahwa, “SEBERAT APAPUN MASALAHNYA JANGAN MENYERAH, KARENA AKAN SELALU ADA JALAN PENYELESAIANNYA”
Peristiwa korban bunuh diri itu sudah ditangani tim relawan di lokasi, dan saat berita ini dimuat, belum didapat keterangan terkait sebab-sebab serta kronologis peristiwa tersebut dan masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Kabarnya, korban bunuh diri tersebut masih hidup, infonya mengalami patah tulang di sekitar leher dan korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. (galih)












