MonWnews.com, Surabaya – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) FISIP UWKS bersilaturahmi ke Gusdurian Surabaya di Sekretariat Gusdurian Surabaya Jalan Ketintang 156, Kamis (29/3) malam.
Ketua Bidang Organisasi GMNI FISIP UWKS Dimas Pramoedya, mengatakan kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian untuk membangun komunikasi serta komitmen bersama memperkuat rasa toleransi dan nasionalisme, khususnya di Surabaya.
“Gusdurian Surabaya merupakan salah satu bentuk komunitas yang ingin melanjutkan sifat-sifat tauladan Gus Dur. Seperti kami yang mengamini nafas api perjuangan Bung Karno, maka perlunya kita membangun komunikasi untuk gagasan kesepahaman dengan pondasi toleransi untuk Indonesia di masa depan,” kata Dimas.
Sementara itu, Koordinator Gusdurian Surabaya Sumriyah, mengapresiasi itikad GMNI FISIP UWKS dalam berkolaborasi dan menjaga toleransi.
“Silaturrahmi yang dilakukan GMNI FISIP UWKS ini sangat keren, karena di zaman sekarang, yang dibutuhkan adalah kolaborasi, saling menggandeng dan bersama2 membangun Surabaya. Semoga pertemuan ini menjadi pemersatu kebangsaan kita terutama dibidang kemanusiaan,” tutur Sumriyah.
Senada dengan Dimas, Sugih selaku kader GMNI FISIP UWKS berkata mengatakan bahwa kunjungan GMNI FISIP UWKS ke Gusdurian sebagai sikap merawat komitmen GMNI dalam merawat toleransi. Terlebih, Gusdurian Surabaya merupakan salah satu Komunitas yang berfokus pada isu-isu keberagaman dan nasionalisme.
“Sembilan nilai utama dari Gus Dur menjadi pondasi dan gerak langkah para Gusdurian untuk merawat dan melestarikan perjuangan Gus Dur. Dalam komunitas Gusdurian Surabaya juga berfokus pada 3 hal yakni Pendidikan, Toleransi dan Lingkungan. Fokusnya pada kegiatan kemanusiaan dan kegiatan minoritas dalam segi apapun termasuk advokasi,” tutup Sugi.












