Berita  

Komisi I DPR RI Terima Kunjungan Duta Besar Kuba

Monwnews.com, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga solidaritas dengan Kuba dalam menghadapi berbagai tekanan global. Indonesia memandang Kuba sebagai negara sahabat yang memiliki hubungan historis panjang dengan Indonesia.

https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1

Oleh karena itu, solidaritas yang terjalin tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga dilandasi pengalaman kerja sama nyata di berbagai bidang. “Kita menempatkan Kuba sebagai sahabat. Solidaritas Indonesia untuk Kuba harus terus dijaga sebagai komitmen bersama,” ujar Utut usai menerima kunjungan kehormatan Duta Besar LBBP Republik Kuba di ruang delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, hubungan kedua negara telah terjalin erat sejak lama, termasuk saat Kuba memberikan bantuan kemanusiaan kepada Indonesia dalam berbagai peristiwa bencana. Kontribusi tenaga medis Kuba pada saat tsunami Aceh 2004 dan gempa Yogyakarta 2006 menjadi bukti nyata eratnya hubungan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Komisi I juga menerima dan memahami berbagai aspirasi yang disampaikan pihak Kuba, khususnya terkait kondisi terkini yang dihadapi negara tersebut. DPR RI, lanjut Utut, akan mendorong pemerintah untuk menindaklanjuti sejumlah peluang kerja sama yang masih tertunda.

Beberapa di antaranya meliputi kerja sama di bidang pendidikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta kerja sama di bidang kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan kanker antara rumah sakit di Indonesia dan Kuba. Selain itu, terdapat pula rencana penguatan hubungan daerah melalui skema sister city dan sister province, antara Artemisa dengan Bandung serta Provinsi Jawa Barat.

Utut menegaskan bahwa DPR RI, sesuai fungsinya, akan mendorong pemerintah sebagai pihak eksekutif untuk merealisasikan berbagai rencana kerja sama tersebut. Ia juga menyebut bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

“Parlemen mendorong dan menjembatani. Tindak lanjutnya tentu berada di pemerintah, tetapi kita pastikan komunikasi dan komitmen ini terus berjalan,” jelasnya.

Pertemuan tersebut turut memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Kuba yang selama ini dikenal erat, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Exit mobile version