monwnews.com – Malang,- Hasil dari pantauan harga intervensi pasar, pihak Pemkot Malang saat melakukan peninjauan ke beberapa pasar bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) menemukan beberapa hal terkait pasokan beras premium yang berkurang dipasaran.
Namun untuk komoditi sembako lainnya,seperti gula ,minyak dan lainnya masih terbilang stabil dan mampu memenuhi kebutuhan.
Pemantauan oleh Pihak Pemkot Malang ke pasar-pasar itu dimaksudkan untuk mengetahui harga (terjangkau masyarakat),sekaligus guna memastikan ketersediaan bahan pokok.
Kadiskoprindag Kota Malang ,Dr,Eko Sri Yuliadi, S.Sos,MM saat dihubungi media ini,Jumat (11/09/2026) mengatakan,bahwa untuk komoditi bahan pokok seperti beras premium memang berkurang,tapi tidak berarti langkah.
“Stok beras premium dari hasil pantauan kami bersama Bapak Wali Kota Malang dan TPID di beberapa pasar memang berkurang,namun tidak berarti langkah loh yah,untuk kenaikan hargapun masih terbulang terjangkau,” ujar pejabat dinas bertubuh atletis yang akrab disapa Sam Eko Oke.
“Kondisi tersebut dikarenakan dipengaruhi adanya musim tanam didaerah sentra produksi,sehingga pasokan belum memasuki periode panen raya,” jelas Sam Eko Oke.
“Untuk beras premiun kenaikan hanya sekira lima ribu rupiah,dari harga kisaran 75 ribu ke 80 ribu rupiah. Tetap mengikuti HET, ” terangnya.
“Kami menghimbau untuk masyarakat tetap tenang dan tidak panik,tidak usah melakukan pembelian secara berlebihan,untuk komoditi beras jenis lainnya masih tersedia,dan stok panganpun masih terkendali,” himbau Kadiskopindag Kota Malang.
Sam Eko Oke juga menyampaikan,jika Pemkot Malang akan melakukan perencanaan tersusun yang strategis terkait pasokan beras premiun,karena sebagian masyarakat Kota Malang memiliki preferensi beras konsumsi tertentu.
Langkah cepat pihak Pemkot Malang disampaikan oleh Sam Eko Oke,akan melaporkan ke Pemerintah Pusat ,kondisi berkurangnya ketersediaan beras premium yang ditemui dari hasil pantauan di pasar-pasar Kota Malang.
“Untuk saat ini,sementara pasokan SPHP dapat diperkuat dengan melaksanakan pasar murah,untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkas Sam Eko Oke.
Untuk pasokan SPHP adalah memastikan ketersediaan dan distribusi cadangan pangan pemerintah (khususnya beras medium) yang disalurkan melalui Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
(galih)












