Hari Musik Nasional, Once Mekel Dkk Bersama LPDP Gelar Konser Musik dan Sosialisasikan Beasiswa

MonWnews.com, Surabaya – Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) bekerjasama dengan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) dan Akar Indonesia menyelenggarakan talkshow dan penampilan spesial bertajuk “Musik Indonesia Keren edisi Ramadan” dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional ke-20 di Bicopi, Kota Surabaya, Kamis (13/4).

Selain talkshow dan konser, PAPPRI bersama LPDP turut mensosialisasikan beasiswa untuk pelaku seni budaya. PAPPRI berusaha hadir di tengah minimnya kesempatan pelaku seni budaya untuk mendapatkan pendidikan perguruan tinggi.

“PAPPRI disini ingin meningkatkan SDM khususnya di bidang musik, di bidang seni budaya. Bahwa mereka adalah orang-orang yang potensial untuk lebih meningkatkan kapasitas,” ungkap Sekjen PAPPRI Dwiki Dharmawan dalam konferensi pers, Kamis (14/4) malam.

dari kiri ke kanan (sedang duduk): Zastrouw al-Ngatawi, Dwi Larso, Dwiki Dharmawan, dan Once Mekel dalam konferensi pers “Musik Indonesia Keren edisi Ramadan” Kamis (13/4)

Pria yang juga musisi jazz senior ini, mengatakan pihaknya telah beraudiensi dengan LPDP dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristekdikti. Menurutnya, pelaku musik tanah air telah berperan penting dalam pembangunan Indonesia.

“Musik tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi bisa mempersatukan Indonesia. Musik itu juga memperkuat ketahanan bangsa. Dan musik akan memberikan kontribusi luas secara positif, tidak hanya ketahanan budaya, tetapi juga sebagai salah satu yang menyumbangkan di bidang ekonomi dan industri, sumbangsih besar terhadap Indonesia,” papar Dwiki.

Ketua Bidang Program PAPPRI yang juga Ketua Panitia Hari Musik Nasional ke-20 Once Mekel, berharap musik selalu bisa menjadi sarana untuk menyatukan. Sebab, musik bisa diterima oleh banyak orang.

“Meskipun kita berada dalam batas-batas budaya, batas yang lain ya, keyakinan, agama. Tapi kita semua menyukai musik, apalagi Indonesia. Masyarakat Indonesia sangat mencintai musik indonesia. Karena itu kita harus terus pelihara,” terang Once.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso, mendukung agar pelaku industri musik memanfaatkan beasiswa yang tersedia. Tidak hanya untuk program S2 dan S3, tetapi juga S1, Vokasi, short course, dan training.

Dwi mengatakan pihaknya diberi alokasi untuk mengelola Dana Abadi Kebudayaan yang diperuntukkan untuk pelaku seni dan budaya, termasuk industri musik.

“Nah ini juga banyak sekali yang bisa dimanfaatkan. Produksi-produksi musik bisa diajukan kesana. Selain itu, kalau ada yang memang menggeluti riset, kemudian akademis, di bidang industri musik, nanti LPDP siap membantu S2 dan S3,” ujarnya.

Dikatakan Dwi, pihaknya mengapresiasi kolaborasi dengan PAPPRI. Terlebih bisa bekerja sama mensosialisasikan program-program baru yang bisa diakses oleh pelaku seni budaya.

“Saya pikir ekosistem ini harus dijalankan. Tidak hanya pelakunya, tapi risetnya dan segala macemnya, bisa kita dukung,” tandas Dwi.

Dalam agenda tersebut, turut hadir Kadisbudpar Jatim Hudiyono, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Akar Indonesia Zastrouw al-Ngatawi, Direktur Fasilitasi Riset LPDP Wisnu Soenarso, Owner Bicopi Christian Sabilal Pussung.

Terdapat penampilan spesial dari beberapa band lokal Surabaya. Dilanjut oleh Sara Fajira, Ita Purnamasari, Andre Hehanusa, dan Once Merkel, dengan iringan musik dari Ki Ageng Ganjur.

Sebagai informasi, PAPPRi dengan Musik Indonesia Keren edisi Ramadan tengah roadshow di 4 kota yakni Medan, Makassar, Manado dan Surabaya. Selanjutnya akan digelar di Jakarta pada Minggu (16/4).

Exit mobile version