Monwnews.com, Malang – Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pemilu (TKRPP) Ganjar-Mahfud, Ahmad Basarah mengecam keras tindakan oleh oknum pajurit TNI terhadap relawan Paslon Capres no urut 3.
Menurut pria humanis tersebut, bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut sangatlah brutal. Padahal semestinya justru sebagai militer negara adalah melindungi rakyatnya. Karena keberadaanya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
“Kami mengecam keras aksi brutal penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum prajurit militer terhadap relawan Ganjar-Mahfud,” ujar Ahmad Basarah yang juga Wakil Ketua MPR.RI itu.
“Kami sangat prihatin dan tidak bisa menerima apapun alasannya dibalik perlakuan kekerasan terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali itu,” tegas pria yang akrab dipanggil Sam BAS oleh para pewarta se-Malang Raya sesuai keterangannya pada Minggu (31/12/2023).
Akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum tentara tersebut, hingga berita ini ditulis, Senin (01/01/2024).Sang korban masih belum siuman dan masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit setempat. Korban pun tidak bisa menikmati suasana malam tahun baru bersama keluarganya,kecuali harus berbaring dibangsal pesakitan.
Dalam keterangannya, Sam BAS juga mengatakan, bahwa tindakan brutal oknum tersebut merupakan sebuah pelanggaran Hak Asasi Manusia/HAM.
“Itu sudah merupakan pelanggaran HAM, sehingga harus diusut tuntas dan pelakunya diproses hukum tanpa tebang pilih. Karena juga berimbas kurang simpatik dari rakyat dan telah mencoreng nama baik dan kewibawaan institusi TNI,” terang Sam BAS.
“Netralitas Panglima TNI diuji di Boyolali, oleh karena itu Panglima TNI harus segera menertibkan anggotanya, agar kejadian seperti di Boyolali tidak terulang lagi,” tegasnya memberi pesan.
Selain berita tindakan perilaku kekerasan oleh oknum tersebut sudah viral, maka bentuk-bentuk narasi dan diksi juga bertebaran dimedsos yang dikemas dalam berbagai taggar.
#SOLIDARITAS PAGUYUBAN RAKYAT TRAGEDI BOYOLALI MELAWAN
#SAVE DUKA DEMOKRASI BOYOLALI 2023
#USUT TUNTAS TRAGEDI 2023 BOYOLALI, Serta beberapa taggar lainnya.
Hingga berita ini diunggah, satu korban tragedi prnganiayaan oleh oknum anggota TNI masih koma keadaannya dan belum sadarkan diri. (galih)










