Pevoli Indonesia di Ambang Sejarah, Media Turki Ramai Beberkan Minat Fenerbahce ke Megatron

Calon tandem Megawati di Fenerbahce Zehra Gunes (kiri), akankah terjadi?

Monwnews.com, Pevoli Indonesia Megatron julukan Megawati Hangestri Pertiwi di ambang sejarah, Media Turki ramai beberkan minat Fenerbahce ke Megatron.

Nama Megawati Hangestri belakangan ini menjadi sorotan terhangat pecinta bola Indonesia dan dunia.

Pevoli kelahiran Jember Jawa Timur ini digadang-gadang akan melanjutkan petualangan ke level yang lebih tinggi, yakni Liga Voli Turki salah satu kompetisi terbaik di dunia.

Rumor ini bukan sekedar isu belaka, bahkan media Turki Photo Sport mengabarkan, bahwa Megawati Hangestri menjadi incaran serius klub papan atas Fenerbahce.

Megatron julukan megawati Hangestri yang disebut-sebut sebagai pevoli wanita paling populer di dunia dikabarkan akan pindah ke Fenerbahce, tulis Photo Sport dalam laporannya.

Jika benar transfer ini terwujud, maka Megawati Hangestri akan menorehkan sejarah sebagai pevoli putri Indonesia pertama yang berkarier di Eropa.

Sebelumnya Indonesia hanya mengirimkan pemain putra yakni Fahry Septian Putratama yang pernah di Liga Bulgaria yakni SKV Montana.

Sebelum namanya menggema di Eropa, Megawalti Hangestri telah mencuri perhatian di Liga Voli Korea alias V-League.

Bersama Daejeon CheongKwanJang Red Sparks, Megatron disana tampil luar biasa sebagai Opposite Hitter andalan tim.

Beberapa pertandingan kunci musim lalu, ia kerap menjadi top skor bahkan mampu mengalahkan pemain-pemain asing lain dari Amerika dan Eropa.

Fakta ini membuat komentator volly Korea Selatan menyebutnya sebagai pemain tunggal paling efektif dan stabil di Liga V-League.

Keberhasilan di Korea Selatan menjadi batu loncatan penting dalam karier Megawati Hangestri.

Selain prestasi individu, ia juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa di lingkungan dan sistem latihan yang keras, Sesuatu yang akan sangat dibutuhkan di Liga Turki nanti.

Megawati Hangestri bukan sekadar atlet, ia telah menjelma menjadi simbol harapanbaru bagi olahraga Indonesia, khususnya voli putri.

Popularitasnya sebagai atlet berhijab juga membuatnya menjadi inspirasi bagi jutaan perempuan muslim di seluruh dunia yang ingin menembus panggung olahraga internasional.

Mantan pelatih Timnas putri Indonesia Risco Herlambang pun pernah memuji mentalitas dan ketahanan Megawati.

“Dia bukan hanya punya spike keras, tapi juga cerdas dalam membaca permainan, mental bertandingnya di level dunia,” kata Risco Herlambang.

Sementara itu pevoli senior Indonesia Yolla Yuliana tak ragu menyebut Megawati Hangestri sebagai aset nasional.

Jarang ada pevoli Indonesia seperti Megawati Hangetri, dia berani keluar dari zona nyaman dan membuktikan diri di luar negeri, layak jika dia sekarang di lirik Eropa.

Liga Turki adalah rumah bagi beberapa klub volly terbaik di dunia, salah satunya adalah Fenerbahce.

Klub ini pernah diperkuat setter legendaris Asia, Nootsara Tomkom dari Thailand, serta deretan pevoli bintang Eropa dan Amerika.

Perpindahan Megawati Hangestri ke Fenerbahce, jika benar terjadi menjadi langkah besar karena Liga Turki dianggap setara dengan Superliga Italia dalam hal kualitas permainan serta daya saing.’

Bahkan analis volley Dunia Paul Sanderland mengatakan, Liga Turki adalah panggung di mana pemain terbaik dunia saling unjuk gigi.

“Bermain di sana artinya Anda diakui sebagai pemain kelas dunia,”katanya.

Meskipun kabar ini menggembirakan, perjalanan Megawati ke Eropa tidak akan mudah.

Ia harus menahan intensitas pertandingan yang rivalitasnya lebih tinggi antar pemain asing yang ketat, serta ekspektasi besar dari publikTurki yang terkenal fanatik terhadap volley.

Namun jika ada satu hal yang sudah dibuktikan Megawati Hangestri adalah ketahanannya menghadapi tekanan saat ini.

Saat di Korea, ia tidak hanya mengatasi kendala bahasa dan budaya, tetapi juga berhasil menjadi pilar utama waktu dalam waktu singkat.

Lebih dari sekedar transfer, ini tentang masa depan voli indonesia.

Kepindahan Megawati Hangestri ke Eropa tak hanya soal karier pribadi, ini juga tentang membuka jalan bagi generasi pevoli Indonesia berikutnya agar berani bermimpi tampil di Liga Dunia.

Jika Megawati berhasil di Turki, maka jalan menuju Eropa bagi pevoli tanah air akan terbuka lebih lebar.

Sebagaimana pernah dikatakan oleh legenda voli putri Jepang, Sauri Kimura.

“Keberanian pemain Asia untuk tampil di luar negeri adalah kunci untuk membawa voli Asia bersaing di tingkat global,” ujar Sauri.

Kini semua mata tertuju pada Megawati Hangestri, akankah ia menorehkan sejarah baru di benua biru atau justru memilih jalur lainnya dalam karir cemerlangnya. (sumber: disway.id)

Exit mobile version