Monwnews.com, Medan –Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa telah terjadi Gempa bumi di wilayah kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara pada hari Senin (3/4/2023(, pukul 21:59:43 WIB
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 98,73 BT dan 0,86 LU, berjarak sekitar 92,6 km barat Kota Panyabungan ibukota Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, dengan magnitudo M6,4 pada kedalaman 102 km.
“Kejadian gempa bumi ini telah mengakibatkan bencana berupa kerusakan bangunan di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal” lapor BMKG, Selasa (4/4/2023).
Menurut informasi BMKG guncangan gempa bumi dirasakan di Kabupaten Mandailing Natal dengan skala intensitas guncangan sebesar IV-V MMI (Modified Mercalli Intensity) dan di Gunungsitoli Nias sebesar III-IV MMI.
Data Badan Geologi menunjukkan bahwa, sebaran permukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah hingga tinggi. Kejadian gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami
Terkait terjadinya gempa ini, BMKG menyarankan:
1.Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari petugas BPBD setempat, tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan dan jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi
2.Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman. Bangunan di Kabupaten Mandailing Natal harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan dan harus dilengkapi dengan jalur serta tempat evakuasi
3.Oleh karena wilayah Kabupaten Mandailing Natal tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural
4.Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi. (tim)












