Perang Saudara Tewaskan Sejumlah Personel Militer Thailand

Monwnews.com, Lima personel keamanan Thailand tewas setelah sekitar 10 pria bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan di Provinsi Narathiwat, wilayah selatan negara itu yang selama puluhan tahun dilanda pemberontakan separatis.

Selain menewaskan aparat, serangan tersebut juga melukai enam warga sipil, termasuk dua anak berusia tiga dan 10 tahun.

Mengutip Reuters, Kamis (24/7/2026), Pihak militer Thailand sebagaimana dikutip dari Reuters pada Jumat (24/7/2026) menyatakan para pelaku melancarkan serangan malam menggunakan senjata api militer dan bom pipa.

Para penyerang datang menggunakan sebuah truk pikap dan beberapa sepeda motor, mengenakan pakaian serba hitam serta topi bertepi hitam.

Komando Operasi Keamanan Internal Wilayah 4 menyebut serangan itu menyasar pos pemeriksaan di tepi jalan di Provinsi Narathiwat.

Akibat serangan tersebut, lima anggota pasukan paramiliter tewas di lokasi. Enam warga sipil juga mengalami luka-luka, termasuk seorang anak perempuan berusia tiga tahun dan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.

Setelah menyerang pos tersebut, para pelaku dilaporkan membawa kabur tiga senapan serbu AK-47, tiga rompi antipeluru, serta sejumlah telepon genggam milik aparat.

Pasukan keamanan kemudian menemukan truk pikap yang digunakan pelaku dalam kondisi ditinggalkan dan dibakar sekitar 21 kilometer dari lokasi penyerangan.

Untuk diketahui, wilayah perbatasan selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia telah menjadi lokasi konflik bersenjata selama beberapa dekade.

Pasukan keamanan Thailand terus menghadapi kelompok-kelompok yang memperjuangkan kemerdekaan bagi provinsi-provinsi berpenduduk mayoritas Muslim Melayu, yakni Pattani, Yala, Narathiwat, serta sebagian wilayah Songkhla.

Secara historis, kawasan tersebut merupakan bagian dari Kesultanan Melayu Patani yang merdeka sebelum dianeksasi oleh Siam berdasarkan perjanjian dengan Inggris pada 1909.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *