Monwnews.com, Malang – Proses pengerjaan jalan Kawasan Pasar Gadang – Bumiayu sudah bisa dilaksanakan pada hari ini, Senin, 15 Juni 2026, yang sebelumnya diawali dengan pembenahan saluran drainase yang akan dibangun dengan lebar dan kedalaman masing-masing satu meter. Setelah pekerjaan drainase selesai, pembangunan dilanjutkan dengan pengaspalan jalan.
Proyek pekerjaan pengaspalan di kawasan tersebut menunjukkan bahwa selaku pejabat publik, Wali Kota Malang sangat memperhatikan kepentingan-kepentingan publik.

Hal di atas dikatakan oleh salah satu warga Kota Malang yang juga pengusaha kuliner warungan (Warung Sate Bang Saleh) dan akrab dipanggil Nelly Sate.
”Kita sebagai warga Kota Malang, sudah selayaknya mengapresiasi kebijakan Bapak Wali Kota Malang dengan program sentuhan layanan publik, terkait pelebaran dan pengaspalan maupun pembangunan di Pasar Induk Gadang yang terlaksana pada tahun ini,” ujar Nelly yang kebetulan juga turut hadir di lokasi.
Menurut Nelly, di periode Wahyu Hidayat, sekian waktu lamanya kawasan perdagangan di PIG (Pasar Induk Gadang) ini baru mendapat sentuhan kebijakan yang pro-publik.
”Bukan sekedar wacana, namun nyata dan fakta by data, bahwa hal-hal yang menjadi keluhan warga masyarakat Kota Malang, khususnya area kawasan PIG, langsung dieksekusi oleh Wali Kota Malang saat ini melalui berbagai pertimbangan dan proses yang cukup panjang,” lanjutnya.
Nelly selanjutnya berharap, untuk kemudian area kawasan PIG (Pasar Induk Gadang) dengan berbagai fasilitas dan infrastrukturnya menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya.
”Mengingat Pasar Induk Gadang juga cukup populer sampai ke luar daerah. Bahkan pembelinya pun ada yang dari luar kota. Dan PIG pun merupakan salah satu destinasi sentral perekonomian di wilayah Kota Malang,” ungkap Nelly.
Adapun pekerjaan Jalan Gadang-Bumiayu adalah dalam rangka memperlancar akses dari perempatan Gadang sampai Bumiayu, dan juga sebagai tindak lanjut dari transfer pasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat. (galih)












