Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita Kenalkan Strukturalnya di Hadapan Insan Pers

monwnews.com – Malang,- Melalui konferensi pers yang dilakukan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang,Sabtu (03/01/2026),Ketua DPC PDIP Kota Malang,Amityha Ratnanggani Sirraduhita memperkenalkan komposisi personal struktur terbaru DPC untuk masa tugas lima tahun.

https://www.instagram.com/ditakencana/
https://www.instagram.com/ditakencana/

Dibuka oleh Sekretaris DPC PDIP Kota Malang,Ahmad Wanedi bersama Ketua dan Bendahara partai,memberi salam kepada para awak pers yang hadir,sekaligus khas mengepalkan tangan dengan pekik salam perjuangan, Merdekaaa…!!,dilanjut salam partai PDI Perjuangan.

Didepan para awak media,Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang,Amithya Ratnanggani Sirraduhita,S.Sos yang lebih populer dengan panggilan Mbak Mia memperkenal satu persatu personal komposisi struktural DPC.Dari 15 personal yang disebutkan,2 diantaranya sudah ijin tidak bisa turut hadir dalam acara konferensi pers,yakni Wakabid Pemenangan Pemilu dan Sumber Daya, Harvard Kurniawan dan Septiani Dini,Wakabid Penanggulangan Bencana,Kesehatan Ibu dan Anak.

Kegiatan acara konferensi pers yang sejatinya akan dilaksanakan pada pukul 15.30 wib,sempat mundur dikarenakan jajaran struktural mengawali terlebih dahulu dengan ziarah ke Makam sang Proklamator di Blitar.

Sepulangnya dari ziarah,diwarnai dengan turunnya hujan deras.Konferensi pers pun berlangsung singkat dan padat pada esensi poin yang disampaikan Ketua DPC.

Dikatakan oleh Mbak Mia,bahwa struktur baru yang diperkenalkan tersebut,pada kepengurusan di periode 2025 – 2030 yang akan jadi motor penggerak kerja -kerja kerakyatan partai selama lima tahun kedepan.

Adapun didahului dengan berziarah ke makam Bung Karno,merupakan bentuk penghormatan kepada Tokoh Proklamator Pendiri Bangsa dan Presiden RI pertama.Sekaligus upaya meneguhkan kembali komitmen ideologis partai.

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menegaskan,bahwa ideologi PDI Perjuangan bersumber pada ajaran Marhaenisme Bung Karno,yang menempatkan keberpihakan pada wong cilik dan kaum marhaen sebagai roh perjuangan politik.

Nilai – nilai tersebut yang menjadi landasan moral dan ideologis dalam setiap kerja organisasi dan langkah politik PDI Perjuangan.

” Bahwa struktur baru yang berjumlah 15 orang ini diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi secara administratif saja,tetapi harus mampu mewujudkan kinerja menjadi kekuatan politik yang real ,benar – benar hadir dan bekerja ditengah masyarakat Kota Malang,” tegas Mbak Mia menjelaskan.

Lebih lanjut,Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyampaikan, “Kedepan,DPC PDI Perjuangan Kota Malang akan melakukan konsolidasi menyeluruh dengan semua elemen partai serta membuka ruang dialog dengan simpatisan dan bebagai pemangku kepentingan di masyarakat,”

Termasuk para generasi muda,dan konsolidasi tersebut diarahkan untuk menyusun program-program unggulan yang terukur,guna menjawab tantangan masa kini,seperti persoalan lapangan kerja,pendidikan,lingkungan hidup dan transformasi digital yang berdampak nyata untuk kesejahteraan masyarakat Malang Kota.

Tegas,Mbak Mia menyampaikan ” Tidak ada ruang bagi struktur partai yang hanya mengedepankan posisi tanpa diimbangi dan dibuktikan dengan kerja nyata dilapangan.”

“DPC PDI Perjuangan Kota Malang,tetap tegas pada disiplin organisasi partai serta kesetiaan ideologis dan etos kerja kerakyatan yang menjadi prinsip dasar dalam menjalankan organisasi,” tandas Mbak Mia.

Acara konferensi pers tersebut juga diwarnai sesi tanya jawab.Ada empat penanya dari rekan-rekan media yang ditampung oleh Sekretaris DPC dikarenakan waktu mendekati adzan mahrib.

Dan seluruh pertanyaan telah dijawab lugas oleh Ketua DPC ,Mbak Mia. Termasuk menjawab tentang ketegasan sikap PDI Perjuangan di DPR RI terkait persoalan penempatan Kepala Daerah.Maupun renstra kerja-kerja politik yang bermanfaat nyata bagi warga masyarakat Malang Kota progres ke depan.

Melalui pengenalan struktur baru tersebut,DPC PDI Perjuangan Kota Malang meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga marwah partai sebagai kekuatan politik yang membumi lintas generasi dan responsif terhadap persoalan masyarakat,serta konsisten memperjuangkan keadilan sosial sesuai dengan nilai – nilai ajaran Bung Karno dan garis ideologis PDI Perjuangan.
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *